Arti Makna "Israel" dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur'an

Table of Contents

Makna dan arti kata "Israel" dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur'an memiliki kedalaman teologis dan historis yang berbeda-beda, meskipun saling terkait. Berikut penjelasan berdasarkan masing-masing kitab suci:

1. Dalam Taurat (Tanakh / Kitab Suci Yahudi - bagian dari Perjanjian Lama)

📖 Arti Kata:

"Israel" pertama kali muncul sebagai nama baru yang diberikan Tuhan kepada Yakub, cucu Abraham, dalam Kejadian 32:28:

“Namamu tidak akan disebut Yakub lagi, tetapi Israel, karena engkau telah bergumul dengan Allah dan manusia, dan engkau menang.”

📚 Makna:

  • Secara etimologis, "Israel" sering ditafsirkan sebagai:
    • Yisra'el (יִשְׂרָאֵל): dari kata "sarah" (bergumul/prince/ruler) dan "El" (Allah).
    • Makna: "Yang bergumul dengan Allah" atau "Pangeran Allah".
  • Secara historis, "Israel" kemudian menjadi:
    • Nama patriarkal dari kedua belas suku bangsa Israel, yang merupakan keturunan Yakub.
    • Nama bangsa pilihan dalam narasi Taurat, yang dibebaskan dari perbudakan Mesir dan menerima hukum Tuhan di Gunung Sinai.

2. Dalam Injil (Perjanjian Baru)

📖 Arti Kata:

Dalam Injil, istilah Israel dipakai untuk merujuk pada:

  • Bangsa Yahudi, keturunan biologis Yakub/Israel.
  • Kadang disebut juga sebagai "umat pilihan Allah" (bdk. Matius 10:6, Roma 9:4-5).

📚 Makna:

  • Dalam konteks Perjanjian Baru, makna "Israel" mulai bersifat spiritual:
    • Rasul Paulus menyebut "Israel sejati" bukan hanya secara biologis, melainkan mereka yang percaya dan taat kepada Allah, termasuk orang-orang non-Yahudi (bdk. Roma 9:6–8; Galatia 6:16).
    • Istilah "Israel rohani" muncul sebagai representasi umat Allah yang sejati.

3. Dalam Al-Qur'an

📖 Arti Kata:

Dalam Al-Qur'an, "Israel" disebut sebagai "Bani Israil" (بَنِي إِسْرَائِيلَ), yang berarti "Anak-anak (keturunan) Israel", yaitu keturunan Nabi Yakub.

  • Contoh:
    • QS Al-Baqarah (2): 40 – "Wahai Bani Israil, ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepada kamu..."
    • QS Maryam (19): 58 – menyebut “...yang diberi nikmat oleh Allah dari kalangan para nabi dari keturunan Adam, dari keturunan orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dari keturunan Ibrahim dan Israel...”

📚 Makna:

  • "Israel" = Nabi Yakub (‘alaihi salam).
  • Bani Israil adalah kaum yang dipilih Allah, tetapi juga dikritik karena pelanggaran terhadap perjanjian.
  • Dalam banyak ayat, kisah Bani Israil dijadikan ibrah (pelajaran) bagi umat Islam mengenai ketaatan dan pembangkangan.

🔁 Persamaan dan Perbedaan:

Aspek

Taurat

Injil

Al-Qur'an

Makna dasar

Nama Yakub setelah bergumul dengan Allah

Nama bangsa pilihan, juga dimaknai spiritual

Nama Nabi Yakub; Bani Israil = keturunannya

Fokus

Genealogi dan hukum umat pilihan

Bangsa Yahudi & Israel rohani (umat percaya)

Sejarah, peringatan, dan pelajaran iman

Sikap terhadap Israel/Bani Israil

Bangsa pilihan Allah

Ada kritik dan penafsiran baru

Kritik terhadap pembangkangan, tapi diakui sebagai umat yang diberi kitab

📌 Kesimpulan:

Israel pada dasarnya adalah nama spiritual dan historis yang berasal dari Nabi Yakub, dan merujuk pada umat atau bangsa yang menjadi bagian dari rencana besar Tuhan. Namun maknanya berkembang sesuai konteks kitab suci:

  • Taurat: simbol bangsa perjanjian.
  • Injil: dari makna etnis menuju spiritual (umat sejati Allah).
  • Al-Qur'an: keturunan Yakub yang diberi nikmat, tapi juga banyak menyimpang—menjadi pelajaran bagi umat Islam.
________

Posting Komentar