APA ITU TORCH? (Bagian Ke 4)
Oleh: Samir Pademmui, pemerhati dan praktisi herbal
Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya bahwasanya TORCH adalah gabungan dari parasit dan virus. Yakni Toksoplasmosis Gondi (Tokso), Rubella (Campak Jerman), Cytomegalo Virus (CMV), dan Herpes Simpleks Virus (HSV) yg terdiri dari HSV-1 dan HSV-2.
Nah, untuk mengetahui apakah seseorang positif terinfeksi TORCH atau negatif, maka harus dilakukan cek darah di laboratorium. Dari hasil lab itulah kemudian kita akan mengetahuinya.
Ada orang yang positif semuanya (Tokso, Rubella, CMV, dan Herpes), positif semuanya. Ada juga yang positif terinfeksi Tokso dan CMV, ada yg Rubella dan CMV, bahkan mungkin hanya satu saja yg positif dan sebagainya.
Dari hasil lab inilah juga kita bisa mengetahui seberapa besar angka infeksinya. Ada yg angkanya hanya puluhan, ada yg ratusan dan bahkan ada yg sampai ribuan. Ini biasanya nampak bervariasi antara satu orang dgn yg lainnya.
Pemeriksaan darah atau uji di laboratorium, secara lengkap meliputi : Toksoplasma IgG dan IgM, Rubella IgG dan IgM, CMV IgG dan IgM, HSV-1 IgG dan IgM serta HSV-2 IgG dan IgM. Jika dicek semuanya, kita harus menyiapkan dana karena biayanya lebih besar.
Lalu apa itu IgG dan IgM?
IgM adalah imunoglobin M atau infeksi baru yang sedang aktif. Sementara IgG yakni imunoglobin G atau infeksi lama yang pasif (disebut juga kekebalan / antibodi).
Secara teoritis berdasarkan
medis jika IgM yg positif maka inilah yg dianggap berbahaya karena aktif dan
wajib diobati. Sementara jika IgG yg positif dianggap tidak masalah dan tidak
perlu diobati.
Ternyata teori tersebut berbeda dengan fakta di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Bapak Ir. H.A. Juanda ---Pendiri Aquatreat Therapy Indonesia (AQTI)--- selama 3 Tahun (1996-1999), didapatkan hasil yang berbeda dengan fakta di lapangan.
Dari 99 orang pasien penderita
TORCH yang dijadikan simple penelitian dgn hasil uji lab 91 orang IgG positif
dan IgM negatif. Lalu sisanya yg 8 orang hasil uji labnya IgG positif dan IgM
positif.
Artinya, jika berdasarkan teori medis maka yg wajib dan perlu diobati hanya yang 8 orang saja karena IgM nya positif, dan yang 91 orang tidak perlu diobati karena dianggap tidak masalah, infeksi lama dan pasif.
Tapi fakta di lapangan menunjukkan bahwasanya dari 99 orang pasangan pasien tersebut, kasusnya semuanya adalah gagal hamil (gugur berulang dan anak lahir cacat). Ada yg cacat secara fisik dan ada juga yang cacat non fisik (mental).
Infeksi TORCH termasuk salah satu penyakit yang tergolong mahal. Namun jika dibiarkan tidak diobati, maka dampak dan akibatnya akan tambah mahal. Sudah diketahui banyak kasus pasangan yang gagal dan sulit hamil. Termasuk kasus syaraf otak, mata, dan gerak (motorik).
Semua kasus ini adalah akibat dari infeksi TORCH terhadap para penderitanya.
Insert foto kenangan saat Live
Streaming Dialog Interaktif di TVRI Jawa Timur Surabaya. Dengan Tema : TORCH
Bisa Disembuhkan." Bagi pemirsa yang ingin konsultasi soal dampak dan
akibat infeksi TORCH, silahkan hubungi nomor WA: 0853 9497 0666 (gratis).
Posting Komentar