BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi 2026 di Bawah Target Pemerintah
JAKARTA 13/11/2025, Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 sebesar 5,3%, sedikit lebih rendah dari asumsi yang disepakati pemerintah dan DPR dalam RAPBN 2026 sebesar 5,4%.
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR
menjelaskan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2025 diperkirakan mencapai 5,04%,
melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Namun, pada kuartal IV-2025, laju
ekonomi diproyeksikan meningkat seiring dengan peningkatan belanja pemerintah
dan konsumsi masyarakat yang terdorong oleh stimulus fiskal.
“Untuk keseluruhan 2025, pertumbuhan ekonomi kami perkirakan berada di
kisaran 4,7–5,51%, dengan titik tengah 5,1%. Kinerja tersebut akan membaik pada
2026,” kata Perry di Jakarta, Rabu (13/11).
BI menilai, faktor pendorong utama pertumbuhan tahun depan berasal dari pemulihan
konsumsi rumah tangga, investasi swasta, serta proyek strategis pemerintah yang
mulai terealisasi. Namun, bank sentral tetap mewaspadai sejumlah risiko,
seperti ketidakpastian global, fluktuasi harga komoditas, dan pergerakan nilai
tukar yang dapat menekan daya beli serta inflasi.
Sementara itu, pemerintah optimistis target pertumbuhan 5,4% dapat
dicapai dengan memperkuat stimulus fiskal dan mempercepat belanja produktif
pada paruh kedua 2025.
Posting Komentar