*Omon-Omon Ijazah*

Table of Contents

Oleh Haris N. Baginda, SE., AK

Kasus ijazah Presiden Jokowi sudah terlalu lama menjadi bahan perbincangan publik. Dari media sosial hingga ruang debat politik, topik ini seolah tak pernah habis dibahas. Namun setelah sekian lama, hasilnya tetap nihil - tidak ada kejelasan, tidak ada penjelasan resmi yang benar-benar memuaskan akal sehat publik.

Kasus Ijazah ini terlalu banyak diomongkan, akhirnya hanya omon-omon. Ramai di permukaan, tapi tanpa arah yang jelas. Di satu sisi, publik merasa punya hak tahu, sebab ini menyangkut legitimasi seorang kepala negara.

Di sisi lain, negara seakan memilih diam dan hanya menjawab dengan penetapan tersangka, bukan dengan bukti terang. Padahal, kalau memang benar dan sahih, bukti itu seharusnya mudah diperlihatkan.

Dalam demokrasi, transparansi bukan perkara kecil, justru menjadi dasar dari kepercayaan rakyat terhadap pemimpinnya. Dan ketika hal sederhana seperti ijazah saja berubah menjadi misteri yang tak kunjung selesai, maka kepercayaan itu pelan-pelan terkikis. 

Semua omongan besar tentang “good governance” dan “pemerintahan bersih” jadi terdengar seperti slogan kosong alias omon-omon.

Pada akhirnya, isu ini bukan lagi soal dokumen akademik, melainkan soal moral politik -  berani jujur atau tidak. 

Karena tanpa kejujuran, semua yang tersisa hanyalah omon-omon seperti riuh di udara yang tak pernah menjadi kenyataan.

Salam omon-omon

 

Posting Komentar