BREAKING NEWS: AS Tegaskan Hanya Blokade Pelabuhan Iran, Bukan Selat Hormuz
Rep: Ryu Midun
Washington, 17 April 2026 - Pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa operasi militer terbarunya di kawasan Teluk tidak mencakup penutupan Selat Hormuz, melainkan blokade hanya menargetkan pelabuhan pelabuhan milik Iran.
Dalam pernyataan resmi, militer AS menyebutkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi tekanan terhadap Iran, dengan fokus pada pembatasan akses keluar-masuk kapal dari wilayah pelabuhan Iran. Semua kapal yang teridentifikasi menuju atau berasal dari pelabuhan Iran berpotensi diperiksa atau dicegah.
“Ini bukan blokade terhadap jalur pelayaran internasional. Selat Hormuz tetap terbuka untuk perdagangan global,” demikian pernyataan otoritas pertahanan AS.
Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara, sekaligus upaya Washington untuk menghindari gangguan besar terhadap distribusi energi global. Sebagaimana diketahui, Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi sekitar 20 persen pengiriman minyak dunia.
Meski demikian, pemerintah Iran mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk agresi yang dapat memicu eskalasi konflik lebih luas di kawasan Teluk Persia.
Para analis menilai bahwa kebijakan ini mencerminkan pendekatan “tekanan terukur” menargetkan ekonomi Iran tanpa secara langsung mengganggu stabilitas perdagangan internasional. Namun, risiko konflik terbuka tetap tinggi, terutama jika Iran mengambil langkah balasan di perairan strategis tersebut.
*****

Posting Komentar