Rudal Iran Tidak akan Menyasar Arab Saudi di Musim Haji
oleh: Marwanto Jamran
Di musim haji, jutaan manusia datang ke Masjidil Haram bukan membawa dendam, tetapi membawa doa.
Mereka datang dari berbagai bangsa, mazhab, dan negara yang sering berbeda kepentingan politik. Namun ketika mengenakan ihram, semua berdiri setara di hadapan Tuhan.
Di tengah panasnya geopolitik Timur Tengah, dunia berharap Tanah Suci tetap menjadi kawasan damai yang dijaga bersama.
Iran dan Arab Saudi mungkin memiliki sejarah rivalitas panjang, tetapi musim haji selalu menghadirkan ruang spiritual yang melampaui konflik politik.
Jamaah Iran yang thawaf mengelilingi Ka'bah bukan sedang memikirkan perang. Mereka datang sebagai Muslim, sama seperti jutaan jamaah lain yang mengangkat tangan memohon keselamatan dunia Islam.
Karena itu, banyak umat percaya:
rudal Iran tidak seharusnya melintasi langit negeri yang sedang menerima tamu-tamu Allah.
Haji adalah jeda kemanusiaan di tengah dunia yang bising oleh persaingan senjata.
Dan selama talbiyah masih berkumandang di Makkah, harapan perdamaian itu belum mati.
Hubungan Iran dan Arab Saudi memang pernah mengalami ketegangan, termasuk soal penyelenggaraan haji dan keamanan jamaah di masa lalu. Namun berbagai kalangan di dunia Islam terus menekankan pentingnya menjaga keamanan dua kota suci bagi seluruh umat Muslim.
.jpg)
Posting Komentar